Menu Close

Jangan Makan Kurma! (kalau kayak gini)

kutu kurma yang sudah berkutu

Selain dengan rasanya yang manis dan kaya manfaat, kurma memiliki daya tahan yang sangat lama apabila disimpan di kondisi ruangan dengan suhu yang baik. Bahkan jika Kurma yang anda simpan semakin mengering (kehilangan kelembaban) dan mengeras, anda masih bisa untuk “menghidupkan kembali” kelembutan Kurma tersebut. Dengan segala kelebihannya ini, bukan berarti kurma tidak bisa kadaluarsa dan tidak layak dimakan loh!

Untuk menentukan apakah kurma kita masih layak untuk dimakan, ada tiga tanda-tanda yang wajib kamu ketahui.

1. Kurma semakin gelap warnanya bahkan berjamur

Yang dimaksud “berubah warnanya” bukan berarti kristal putih kekuningan yang berada di balik lapisan kulit luar kurma, karena itu hanyalah gula yang mengkristal. Kalau kamu melihat bahwa kurma nya ditumbuhi jamur, atau semakin gelap warnanya (kecuali kurma kering yang memang aslinya berwarna hitam seperti Kurma Ajwa atau Mozafati), pada bagian luar maupun dalam, maka sebaiknya kurma tersebut tidak dikonsumsi.

2. Kurma mengeluarkan bau tidak sedap

Aroma / bau dari kurma merupakan salah satu poin yang paling mudah untuk mengetahui kualitas dari kurma yang kamu makan. Kurma yang berkualitas biasanya tidak memilki bau yang menyengat, namun mungkin kamu bisa mencium sedikit aroma yang lembut khas kurma. Kalau kamu mencium bau yang menyengat, asam, dan busuk dari kurmamu, maka sudah jelas tentunya untuk tidak mengonsumsinya.

3. Ada “tamu tak diundang”

Nah mulai sekarang sebaiknya sebelum memasukkan kurma ke dalam mulutmu, coba untuk membuka/membelah kurma sampai ke bijinya dulu deh. Soalnya pada kurma yang tidak terkena pestisida tidak menutup kemungkinan akan adanya “tamu tak diundang” yang tinggal di dalam kurma. Kadang “tamu” tersebut bisa berupa serangga kutu, laba-laba, bahkan ulat yang biasa bersarang di dalam buah kurma. Adanya hama serangga merupakan risiko yang selalu bisa terjadi(inherent risk) bahkan pada kurma berkualitas terbaik sekalipun. Indikasi umum pada kurma yang diserang hama serangga/ulat dapat kita lihat pada bagian pangkal buah atau di kulitnya ada serpihan-serpihan kecil berwarna cokelat. Kalau sudah melihat tanda-tanda itu kamu wajib waspada ya. Jika dampak hamanya tidak terlalu parah, sebenarnya bisa sekedar dibersihkan saja pada bagian yang rusak/kotor kemudian kita konsumsi sisanya.

Jika kamu menemukan tiga kondisi di atas pada kurma yang ada di rumahmu bukan berarti kurmanya tidak bisa dimakan semuanya sama sekali ya. Buang atau bersihkan kurma yang sudah tidak layak dikonsumsi, kemudian makan kurma yang masih bagus kondisinya. Kurma yang diletakkan di tempat terbuka dapat mengundang serangga maupun hama lainnya jadi sebaiknya jangan simpan kurma kamu di wadah yang terbuka tanpa penutup ya. Akan sangat baik jika kamu menyimpannya di wadah yang tertutup rapih dan diletakkan dalam lemari es atau freezer.

Mau tanya2 lebih lanjut soal KurmaQu, kamu bisa hubungi admin kami di 0822-1111-1842 atau klik >> bit.ly/tanyaKurmaQu

Leave a Reply